Usaha Krupuk Samier Bu Jumini RT 02 RW 01 Desa Gunungsari Saat Pandemi Covid-19

Gunungsari – Di era globalisasi ini kebutuhan kita semakin meningkat dan lapangan pekerjaan semakin sempit,maka untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya dan semakin sempitnya lapangan pekerjaan, kita harus bisa menciptakan peluang usaha sendiri apalagi saat pandemi Covid 19. Di antaranya yaitu home industri.

Proses Pembuatan adonan Krupuk Samier ibu Jumini

Home Industri rumah tangga adalah suatu unid usaha yang tidak berbadan hukum dan dilaksanakan oleh seseorang atau beberapa orang anggota keluarga/ rumah tangga dengan mengubah bahan dasar menjadi bahan jadi atau setengah jadi atau dari yang kurang nilainya menjadi yang lebih tinggi nilainya.

Proses penggorengan krupuk samier ibu Jumini

Banyak kegiatan home industri  di desa Gunungsari, di antaranya home industri pembuatan krupuk samier yang berbahan dasar ketela pohong, yang dikelola oleh ibu Jumini beralamat RT 02 RW 01 kelompok Anggrek desa Gunungsari Batangan Pati, Krupuknya tanpa merk tapi di kenal akrab warga dengan sebutan Krupuk Samier Jumini. Dia mulai usaha krupuk samiernya di saat pandemi Covid-19 karena suaminya kesulitan dalam bekerja sebagai seniman kethoprak yang tidak punya penghasilan, di saat pandemi Covid 19 ini suaminya tidak pernah pentas kethoprak karena penerapan Protokol Kesehatan.

Proses penjemuran krupuk samier ibu Jumini

Dengan berbahan dasar Ketela Pohong diolah sedemikian rupa hingga menjadi olahan krupuk Samier yang renyah dan gurih, dan pemasarannya sudah mencapai wilayah Desa Gunungsari dan sebagian daerah kecamatan Batangan dan Kecamatan Jakenan. Penjualan Krupuk Jumini  adalah krupuk Samier langsung makan setor ke warung- warung  di Desa Gunungsari dan Bakul- bakul yang jualan Krupuk di Pasar Kuniran dan Pasar Ngulaan. Harga eceran per Bungkus Rp 1000,- dan harga bakul per bungkus Rp 800,-.

Sehari bisa menghabiskan dua Ribu bungkus Krupuk Samier. Dalam Proses Pembuatan Krupuk sampai menjadi Krupuk langsung makan, Jumini di bantu anaknya Wiwik dan Adin Suwita serta tetangga sekitarnya.

Proses pembungkusan Krupuk Samier ibu Jumini

Dengan tekat yang keras Ibu Jumini berusaha home industri krupuk Samiernya bisa mencapai pasaran lebih luas lagi dari sekarang. Dengan Home Industrinya  ibu Jumini sudah ikut mensukseskan Program Desa yaitu : ‘Home Industri berperan meningkatkan perekonomani keluarga dan menciptakan lapangan usaha baru, serta mensukseskan Program PKK yaitu  Istri sebagai pencari nafkah tambahan untuk keluarga ‘.

Pada saat Pandemi Covid 19 ini dimana banyak warga yang kehilangan pekerjaan dan sulit mencari pekerjaan. Dengan hal tersebut Jumini menciptakan Usaha rumahan Krupuk Samier, Dengan Krupuk Samiernya  Jumini bisa membantu mencukupi kebutuhan keluarganya sehari harinya seperti mbayar anak Sekolah, Listrik, Pulsa, cicilan pinjaman di Bank, dan memenuhi kebutuhan pokok keluarga sehari harinya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar