Kegiatan Imunisasi Balita Di Polindes Desa Gunungsari

Gunungsari- Pelaksanaan kegiatan imunisasi balita desa Gunungsari dilaksanakan pada hari senin tanggal 7 September 2020 di Polindes Desa Gunungsari bertempat di punden Klagen. Polindes adalah tempat pelayanan kesehatan kepada masyarakat termasuk pelayanan kesehatan anak.

pelaksanaan imunisasi Hipatitis B balita Evano Manha Febrianta

Dan kegiatan polindes saat ini berupa pelayanan Imunisasi untuk pertahanan kesehatan anak serta penimbangan untuk memantau pertumbuhan anak.

Manfaat Polindes adalah memberikan layanan kesehatan masyarakat, ibu dan anak, KB, Imunisasi, Gizi, dan penanggulangan diare serta penimbangan balita, dan lain- lain masalah pelayanan kesehatan.

Saat ini Polindes melayani imunisasi sasarannya adalah semua balita di desa Gunungsari, terutama bayi atau anak sebelum usia satu tahun di beri imunisasi dasar lengkap untuk menghindari dari resiko penyakit berbahaya. Imunisasi dasar bayi lengkap adalah Hepatitis B, Polio, BCG, Campak, dan Pentavalen (DPT,HB,HiB).

Imunisasi pada dasarnya adalah menyuntikan virus yang sudah di lemahkan kedalam tubuh untuk merangsang keluarnya antibodi, sehingga tubuh kita sudah tahu cara ‘melawan’ ketika ada virus sejenis yang menyerang.

Pelaksanaan Imunisasi di Polindes dilakukan oleh Bidan Desa Ika Sulistiyani, Imunisasi yang diberikan di Polindes saat ini antara lain : Imunisasi BCG untuk mencegah penyakit TBC, Imunisasi DPT untuk mencegah penyakit difteri, pertusis ( batuk rejan ), tetanus, Imunisasi Polio untuk mencegah kelumpuhan, Imunisasi Hepatitis B untuk mencegah penyakit hepatitis B ( penyakit kuning ). Pemberian imunisasi oleh Ibu Ika disesuaikan dengan umur sesuai jadwal yang tertera di buku KMS dan juga harus sesuai aturan kesehatan.

Tujuan Pelaksanaan imunisasi adalah untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian balita dari penyakit serta upaya menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang anak secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga dapat mencegah / mengurangi pengaruh infeksi organisme alami atau “liar” dan mampu mencegah balita tertular penyakit berbahaya.

Selain cepat dan aman, Imunisasi juga hampir 100 % efektif. Jika ternyata anak tertular penyakit gejalanya pun lebih ringan, karena jika tidak melaksanakan imunisasi, balita memiliki resiko lebih tinggi untuk tertular penyakit berbahaya  yang dapat mengakibatkan kecacatan hingga kematian.

Warga Desa Gunungsari, terutama ibu-ibu yang punya anak balita jika di beri tahu mau ada imunisasi mereka langsung datang tepat waktu dan sesuai jadwal, karena kesadaran mereka sangat tinggi tentang pentingnya imunisasi bagi anak- anaknya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar