Pembangunan Saluran Air RT 05 RW 02 Sudah Mencapai 80 %

Gunungsari – Pembangunan Saluran Air RT 05 RW 02 pelaksanaannya sudah mencapai 80 %. Pelaksanaan anggaran  pembangunan saluran air ini bersumber dari Dana Desa Tahun 2020 Tahap 2. Sesuai Rencana Anggaran Biaya Pembangunan Saluran Air RT 05 RW 02 tahun 2020 yaitu dengan total biaya Rp 190. 583. 000,- dengan ukuran atau dimensi yaitu 177,7 x 1,1 x 1,7 m. Untuk pekerja tukang yang melaksanakan pembangunan saluran air ini berasal dari warga Desa Gunungsari sendiri.

Tujuan pembanguan saluran air ini untuk mengatasi genangan serta memperlancar aliran air di wilayah RT 05 RW 02,  serta untuk mengurangi meluapnya air yang berlebih, sebagai pengendali air kepermukaan, menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal, mengendalikan erosi tanah, kerusakan jalan dan bangunan yang ada di lingkungan RT 05 RW 02. Serta memperlancar roda perekonomian para petani di Desa Gunungsari.

pengecekan panjang dan tinggi bangunan saluran air oleh TPK Desa Gunungsari

Dengan bangunan Saluran air ini bisa mengendalikan air hujan supaya tidak meluap dengan berlebihan karena arus air lancar sehingga tidak terjadi banjir atau genangan di daerah pemukiman di RT 05 RW 02. Serta bisa meningkatnya penghasilan pertanian di desa Gunungsari karena dengan adanya bangunan saluran air ini arus air bisa lancar sampai ke area pertanian sehingga para petani tidak ada lagi kendala masalah pengairan lagi, yang biasanya arus aliran airnya terhambat sekarang bisa langsung sampai kearea pertanian.

Pelaksanaan pembangunan saluran air ini sangat di dukung oleh warga di lingkungan RT 05 RW 02, serta para petani di Desa Gunungsari karena sangat di harapkan sekali. Karena warga mengaku jika hujan deras tak khawatir lagi. sebelumnya setiap hujan deras dalam  waktu yang agak lama, jalan dan sebagian pemukiman warganya tergenang, dengan adanya pembangunan saluran ini tidak ada titik genangan lagi. Dan para perani bersyukur dengan bangunan saluran ini, arus aliran air lancar tidak terhambat dan bisa mengairi sawah pertanian mereka.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar