Usaha Dunak Anyaman Bambu Mbah Karmini Dukuh Sawo

Gunungsari – Dunak adalah bakul berukuran besar yang terbuat dari belahan- belahan bambu. Di Gunungsari Dunak biasa di gunakan sebagai tempat bahan makanan mentah seperti ubi dan sayur mayur. Ketika panen padi, dunak biasa di gunakan sebagai tempat gabah.

Tidak banyak pengrajin Dunak di Dukuh Sawo akhir- akhir ini. Namun, penduduk dukuh Sawo ini masih setia menekuni usaha kerajinan anyaman bambu ini. Mbah Karmini adalah pengrajin anyaman bambu yang setia membuat Dunak yang beralamat di RT 07 RW 02 Dukuh Sawo Desa Gunungsari, Dia menekuni Dunak sudah sejak usia 10 tahunan. Dunaknya di buat dari belahan- belahan bambu Apus (nama jenis bambu) lalu di anyam menjadi Dunak. Bambu yang di buat untuk Dunak harus bambu yang sudah tua” jelas Mbah Karmini.

proses penganyaman Dunak

Mbah Karmini  telah menekuni Dunak sudah hampir 60 tahunan. Pembuatan Dunak yang Dia lakukan sehari- hari dengan di bantu suaminya. Kalau membuat Dunak besar setiap hari  dapat 2 sampai 3 buah, kalau membuat Dunak kecil setiap harinya dapat 6 buah. Setelah terkumpul banyak maka akan di jual di Pasar Rembang atau di Pasar Juana. Yang Dunak dengan ukuran besar di jual dengan Harga Rp 40 ribu, yang kecil di jual dengan harga Rp 20 ribu.

Dengan penghasilan penjualan Dunak, Mbah Karmini bisa mencukupi kebutuhannya sehari- hari  bersama suaminya tanpa mengandalkan pemberian dari anak- anaknya. walau pun mereka berdua telah menua tapi mereka tidak mau menjadi beban orang lain atau menjadi beban anak- anaknya.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar