Dengan Usaha Ternak Ayam Pejantan ‘Ibu Karti Desa Gunungsari’ Penghasilan Perekonomian Keluarganya Semakin Meningkat

Bisnis ternak ayam pejantan memiliki nilai lebih tersendiri yaitu karena tekstur daging yang lebih padat dan pastinya memiliki harga yang lebih mahal dan keuntungan serta kelebihan tersendiri jika di bandingkan dengan ayam pedaging. Biasanya ayam pejantan sering di jadikan sebagai pengganti ayam kampung di rumah maupun di warung makan. Beberapa usaha yang bisa di jadikan usaha sampingan untuk para karyawan maupun pekerja lainnya adalah usaha di bidang peternakan, salah satunya usaha ternak ayam pejatan. Ayam Pejantan adalah jenis ayam petelur hanya saja ayam ini adalah yang jenis jantan.

Selain sebagai sampingan, ternak ayam pejantan mempunyai prospek kedepan yang lebih bagus membuat ibu Karti yang beralamat di RT 05 RW 02 Dukuh Sawo Desa Gunungsari menekuni usaha ternak ayam pejantan sekitar 1000 Doc, dengan kesabaran dan keuletan Dia menjalankan usaha nya ini dengan persiapan- persiapan antara lain sebagai berikut : Persiapan kandang dan kegiatan disinfeksi bertujuan untuk membunuh kuman yang ada di dalam kandang dilakukan dengan cara pengapuran atau menyemprot kandang dengan larutan antiseptik, dan kandang harus mempunyai suhu teratur antara 25 sampai 30 derajat Celcius, pembelian bibit anak ayam pejantan/ doc, pemberian pakan yang sesuai umur ternak pejantan, penjadwalan dan pemberian Vaksin, mengatur siskulasi udara dalam kandang, pemeliharaan ayam pejantan antara lain mengontrol kebersihan kandang dan mengontrol pemberian pakan serta vaksinasi.

Untuk harga doc ayam pejantan per ekor ibu Karti membeli Rp 3000, biaya kandang kurang lebih Rp 1,5 jutaan, pembelian pakan yaitu AB1 FC + AB1 EX + SB1 SL seharga Rp 370.000, setiap 200 ekor membutuhkan masing- masing 4 karung pakan selama sampai panen jadi sejumlah Rp 1.480.000 , Lain- lain sekitar Rp 200 ribu, serta pemberian vaksin adalah menurut umur doc ayam pejantam antara lain vaksin ND-IB, vaksin Gumboro A, vaksin ND-Lasota, pemberian vaksin dilakukan dengan cara di teteskan mata dan ada yang di campur dengan air minum. Waktu panen membutuhkan waktu kurang lebih 2 bulan atau 60 hari, per ekor ayam pejantan waktu panen di jual ibu Karti dengan harga antara Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu, di perkirakan setiap panen bisa mencapai Rp 7 jutaan untuk 1000 Doc ayam pejantan bu Karti.

Pemasaran ibu Karti di setorkan di restoran atau rumah makan dengan di ambil bakul ke rumahnya, setor ke bakul- bakul ayam sekitar, serta melayani masyarakat sekitar yang membutuhkan ayam pejantan untuk acara- acara hajatan, rapat- rapat, sedekah bumi dll. Dari usaha ternak ayam pejantan tarap hidup perekonomian keluarga bu Karti semakin meningkat.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar