Perajin Kulit Ketupat Lebaran Desa Gunungsari, Meski Bahan Baku Langka Tetap Meraih Keuntungan

Perajin ketupat lebaran Desa Gunungsari mulai menganyam janur daun kelapa untuk di jadikan kulit ketupat lebaran dan di jual kepada masyarakat di pasar Kuniran atau pasar Batangan, pasar Lengkong,pasar Kaliori bahkan sampai pasar Juwana.

Warga Desa Gunungsari setiap lebaran ketupat selalu siap menjadi perajin dan pedagang musiman kulit ketupat. Keahlian menganyam ketupat yang mereka miliki menjadi modal utama dalam meraup untung saat lebaran apalagi dengan menurunnya penghasilan ekonomi keluarga di saat pandemic Covid-19, sehingga  bisa membantu pendapatan keluarga

Setiap harinya per perajin kulit ketupat selama beberapa hari ini bisa menjual antara 1000 s/d 2000 buah dengan harga per buah nya Rp 1.500,-.

Ketersediaan bahan baku janur daun kelapa menjadi kendala tersendiri dalam penjualannya, bahan baku sulit di dapat karena harus mencari bahan baku hingga keluar kota, permintaan banyak tapi bahan baku nya sekarang sulit.

Mereka berharap selama berjualan sampai jelang lebaran ketupat barang dagangan mereka selalu laris manis di buru masyarakat sebagai menu utama lebaran tahun ini.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar